May 15, 2018

LAM Riau Apreasiasi Tradisi 'Potang Mogang' di Langgam, Pelalawan


PELALAWAN, LANGGAM - Rangkaian kegiatan 'Potang Mogang' di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam merupakan tradisi turun menurun hingga saat ini masih terjaga dengan baik. Kegiatan ini sebagai salah satu simbol dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. 

Kegiatan ini, pula sudah dipatenkan sebagai salah agenda tahunan tingkat kabupaten Pelalawan. Berbagai rangkaian kegiatan digelar. Diantaranya tabligh akbar, 'menjalang' (bermaafan) antara anak kemanakan dan ninik mamak, duduk bersama 'makan berjambar'. 'Monogakkan Tonggul, dan puncaknya adalah 'Potang Mogang' yakni mandi balimau bakasai.

'Potang Mogang' ini sendiri difokuskan di pinggir sungai Kampar tepatnya, didekat balai Anjungan Tepian Ranah tanjung Bunga Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam. Guna menyemarakkan 'Potang Mogang', Senin (14/5/18) digelar berbagai kegiatan.

Diantaranya, sampai hias yang diikuti dari berbagai instansi dilingkungan pemda Pelalawan dan instansi swasta. Turut serta disemarakkan oleh pacu sampan 'Ciau'. Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (Ketum) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri H. Al Azhar, berkesempatan hadir pada puncak 'Potang Mogang' tingkat kabupaten Pelalawan tersebut sangat mengapresiasi tradisi ini.

"Kami LAM Riau, sangat mengapresiasi tradisi 'Potang Mogang' di Langgam yang merupakan agenda tahunan tingkat kabupaten Pelalawan sampai saat ini masih lestari," terang Al Azhar.

Tradisi ini kata Al Azhar menjadi catatan tersendiri bagi LAM Riau untuk dikabarkan kepada seluruh lembaga adat yang ada di provinsi Riau. "Kami berkewajiban untuk mengabarkan tradisi ini kepada seluruh kabupaten/kota di provinsi, agar kegiatan ini menjadi contoh," tegasnya.

Menjaga tradisi seperti ini kata pria berkumis tebal tersebut bukan sesuatu yang mudah. Apalagi ditengah derasnya, arus informasi. Akan tetapi menurutnya, kabupaten Pelalawan khususnya kecamatan Langgam mampu mempertahan tradisi tanpa terpengaruh dengan pesat kemajuan teknologi. "Tradisi ini harus dipertahankan," tandasnya.

Sementara itu, Datuk Setya Amanah dalam hal ini bupati Pelalawan H.M Harris menambakan kegiatan 'Potang Mogang' adalah salah satu tradisi turun temurun dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Tradisi 'Potang Mogang' ini kata Harris bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi antara masyarakat adat yang berada dikecamatan Langgam.

Perlu dicatat semangat 'Potang Mogang, tersebut terjaga sampai saat ini, sambung Harris didasari oleh semangat gotong royong yang kuat tertanam didiri masyarakat. "Salah satu contoh, untuk kegiatan makan bersama disini, itu dikutip dari masing-masing rumah penduduk," tandasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Pengadilan Negeri Pelalawan, Nelson Angkat, SH, MH, Kepala Pengadilan Agama Pelalawan, Perwakilan Polres Pelalawan, Kepala OPD dilingkungan Pemda Pelalawan, Ketua DPD II Partai Golkar, Adi Sukemi, ST, MT, Anggota DPRD Pelalawan, Afrizal, Tokoh Adat serta ratusan masyarakat.(dow)

source : www.beritapelalawan.com