May 19, 2018

Disperindag Inhil Sebut Pasokan Sembako Aman Selama Ramadhan


INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengklaim ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Inhil aman selama bulan Ramadhan.

Selain memastikan ketersediaan Sembako, Disperindag Inhil juga menjamin kelancaran pasokan gas LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di bulan suci ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Inhil, Azwar, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan Sembako, gas LPG dan BBM di Inhil. Menurut Azwar, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pedagang antar pulau dan Pertamina.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Inhil, Azwar
“Pedagang antar pulau telah bersedia memasok komoditas Sembako, khususnya daging yang memang ketersediaannya belum mencukupi. Begitu juga dengan gas LPG dan BBM kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina,” ujar mantan Kabid Perdagangan Disperindag Inhil ini di Tembilahan, Jum'at (18/5/2018).

Lebih lanjut, dari hasil survey harga yang dilakukan oleh Disperindag Inhil sehari sebelum bulan Ramadhan, Azwar mengaku, memang terdapat 2 komoditas yang mengalami kenaikan di pasar, yakni bawang dan cabe.

Namun menurutnya kenaikan harga tersebut tidak begitu signifikan karena hanya berkisar pada level Rp 100,- sampai dengan Rp 200,-

Selain memastikan ketersediaan Sembako, pasokan gas LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di bulan suci ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) juga telah menyiapkan sistem pengawasan yang ketat untuk mengantisipasi penimbunan komoditas sembako, gas LPG dan BBM di Kabupaten Inhil.

“Langkah ini juga merupakan langkah antisipatif atas kemungkinan kenaikan harga pada pertengahan Ramadhan atau menjelang Hari raya yang disebabkan adanya penimbunan oleh para spekulan," ujar Azwar di Tembilahan, Jum'at (18/5/2018).

Azwar menuturkan, pihaknya melibatkan pihak kepolisian untuk mengantisipasi penimbunan yang rawan terjadi pada saat - saat seperti ini.

"Penimbunan akan berimbas pada kelangkaan, apalagi dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri," pungkasnya.(dow)