February 01, 2018

Lima Perusahaan Taxi Online Sudah Daftar ke Dishub Riau


RIAU, PEKANBARU - Pemerintah pusat mulai memberlakukan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 tahun 2017 tentang taxi online. Namun, di Riau baru lima perusahaan taxi online yang mendaftar. 

Padahal di Riau sendiri ada sekitar 200 lebih perusahaan taxi yang ada di Riau dan seperti mengabaikan Permen tersebut. Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengaku pemberlakuan Permen nomor 108 tahun 2017 tersebut sesuai peraturannya dimulai besok, namun untuk waktu pendaftarannya masih ada. 

"Kan waktunya masih ada, mungkin ini masalah waktu saja. Kita tunggu saja," kata Gubernur Riau, saat ditemui di sela-sela pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan di Universitas Muhammadya Riau (UMRI), Rabu (31/1/18). 

Gubri mengimbau kepada setiap perusahaan taxi online atau angkutan online lainnya untuk mematuhi peraturan pemerintah yang memang sudah jauh-jauh hari telah disosialisasikan untuk pemberlakuan Permen nomor 108 tentang taxi online itu. 

"Kalau ada peraturan pemerintah itu, tentunya harus diikuti. Sebab, kita merupakan Negara yang berdasarkan hukum dan harus diikuti. Saya rasa ini karena waktu saja," ujarnya. 

Sementara itu disinggung mengenai Dinas Perhubungan Riau juga telah memanggil perusahaan taxi tersebut, diakui Gubri ia belum mendapatkan informasinya. 

"Kalau itu nanti kita cari tahu, karena memang saya belum dapat informasinya," ungkapnya. 

Seperti diketahui, November 2017 lalu, Menteri Perhubungan Riau Budy Karya dan jajarannya melakukan sosialisasi Permen Nomor 108 tahun 2017 tentang taxi online tersebut di SPN Polda Riau. Disana, para pemilik taxi online maupun taxi konvensional menyempatkan diri untuk curhat tentang keluhannya selama. 

Disana, taxi konvensional menyampaikan keberatannya terhadap Permen tersebut karena merugikan pihaknya diantaranya tentang tarif atas dan tarif bawah yang disama ratakan dengan taxi online.(gun)