sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » » » » Langgar Aturan Desa, Komisi I DPRD Kampar Pinta 29 Pjs Kades Diganti

BERITA KAMPAR, BANGKINANG - Penjabat Sementara (PJs) di 29 desa di Kampar akan diganti atau diberhentikan. 29 PJs ini dianggap bermasalah karena PJsnya tidak sesuai dengan aturan perundang undangan masalah desa. 

"Untuk itu kami meminta agar 29 PjS ini segera diganti", ujar ketua komisi I DPRD Kampar Toni Hidayat saat memimpin  hearing dengan kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan  Pemerintahan Desa (BPMPD), hadir dalam hearing tersebut  selain ketua komisi, juga hadir wakil ketua komisi Repol, SAg, anggota Komisi I Triska Felly, Efrinaldi SH, Kardinas Kasim, Yudi Rofali SH, M Ansyar, sedangkan dari pemerintah selain hadir kepala BPMPD Basrun Mpd, Kabid Pemdes BPMPD Roni putra, para camat yang  di kecamatannya bermasalah seperti Camat Bangkinang Kota, Camat Tapung Hulu, Camat Kampar, Camat Kampar Timur, Camat Rumbio Jaya, Camat Siak Hulu.

Dalam hearing ini, diputuskan bahwa 29 Pjs kades ini dihentikan dan digantikan dengan yang lain, karena pertama, pengangkatan mereka tidak sesuai dengan Undang-Undang  No. 6 Tahun 2012 tentang Desa, dan PP nomor 43 Tahun 2014 tentang  pelaksanaan UU No  6 tentang Desa. 

"Harusnya PJs Kades ini para PNS sedangkan 29 desa ini non PNS " ujarnya lagi.

Bukan hanya itu, beberapa PJs Kades ini juga sudah menjabat lebih dari 2 atau lebih 3 tahun, padahal dalam aturan PJs hanya enam bulan atau maksimalnya satu tahun.

Selain menghentikan para Pjs, komisi I juga minta BPMPD Kampar agar mengevaluasi para camat yang menjabat tiga sampai lima Plt Kades.

"satu aja tidak mampu mengayomi apalagi dua tiga desa " ujarnya.

Menanggapi ini kepala BPMPD Kampar, Basrun,  menyatakan, pihaknya akan segera melaksanakan rekomendasi Komisi I ini sesegera mungkin. 

"Kita akan melaksanakan pilkades serentak sebanyak 105 Desa, pada Oktober mendatang. Maka sebelum Oktober 29 PJs Kades ini sudah diberhentikan dan diganti" ujarnya.

Untuk itu Basrun berharap, para PJs Kades ini bisa memahami dan menerima keputusan, tutupnya. (kim)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post