sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » » » » Tetap Cemari Sungai, Lasmini Kembali Abaikan Kesepakatan Dengan Masyarakat Desa Pulau Tinggi

BeritaKampar.com, Hukum - Apa yang diragukan oleh warga desa pulau tinggi terkait kominmen pengusaha galian C dalam pertemuan di dengan pengusaha galian berserta masyarakat desa pulau tinggi  di gedung MDA sarujul huda dusun dua desa pulau tinggi terkait tidak akan menbuang limbah bekas galian C kealiran  anak sungai tibun yang menyebabkan air keruh dan bercampur lumpur teryatah tak terliasasi sedikitpun, padahal pertemuan tersebut di hadirin oleh kepala Desa pulau tinggi,Miswardi,ketua BPD,kepala Dusun, RW,RT, tokoh masyarakat dan  puluhan warga masyarakat desa pulau tinggi, serta perwakilan pengusaha galian C yang di wakilin oleh Lasmini,

Dalam pertemuan tersebut sudah sama-sama di sepakatin  kalau pengusaha galian c tidak akan menbuang limbah nya ke anak sungai , agar aliran anak sungai tetap jernih,dan kotor bercampur lumpur, namun  kesepakatan yang telah di putuskan secara bersama hanya sampai di dalam pertemuan saja serta tak di indahkannya.(baca juga : Hadapi Pengusaha Galian C, Aparatur Desa Pulau Tinggi hanya Bisa Pasrah)

Terlihat dari pantuan wartawan pagi tadi (29/07/15) di Dusun 1 desa pulau tinggi kacamatan kampar, sangat jelas aliran anak sungai makin parah airnya di bandingkan dari sebelumnya, tentu sikap dan ketidak seriusan pengusaha ini dalam menyalankan kominmen dan kesepakatan dalam pertemuan sangat di sesalkan oleh warga sebab pada pertemuan itu warga sudah menaruh harapan yang pasti kalau air akan jernih lagi, dan bisa di gunakan lagi, Itu pun di benarkan oleh Asri wandi.(baca juga : Lasmini Bantah Tudingan Cemari Lingkungan Sungai Tibun dengan Galian C)

Kalau pengusaha galian C hanya bercerita bohong di depan perwakilan masyarakat serta aparatur pemerintahan Desa  saat pertemuan  sudah melecehkan warga dan pemerintah Desa semuanya serta tak ada di hargai sedikitpun oleh nya ,terbukti dengan niat dari pengusa untuk hentikan aktifitas pembungan limbah ke anak sungai tidak ada supaya alairan anak sungai bisa di gunakan lagi oleh warga, ujarnya. (kim)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post