sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » » » » Lasmini Bantah Tudingan Cemari Lingkungan Sungai Tibun dengan Galian C

BeritaKampar.com, Lingkungan - Banyaknya nada sumbang dan kutukan dari warga desa pulau tinggi menyangkut aktifitas galian C yang membawa petaka bagi warga desa pulau tinggi yaitu keruh nya aliran anak sungai tibun, akibat limbah air yang dibuang ke aliran anak sungai, yang berakibatkan aliran anak sungai yang biasa di gunakan untuk mandi,mencuci, oleh warga desa pulau tinggi menjadi kotor serta  bercampur lumpur,  akhirnya pengusaha galian C, Lasmini menghadiri pertemuan yang sempat tertunda beberapa kali,

Dalam pertemuan yang di gelar Senen (27/7/15) di MDA Sarajul Huda dusun Dua Desa Pulau Tinggi yang dihadirin oleh kepala desa Pulau Tinggi Miswardi, ketua BPD, Kepala Dusun, RW,RT, dan sekitar 60 orang warga serta pengusaha galian C Lasmini. 

Pertemuan dipimpin oleh kepala desa pulau tinggi Miswardi, yang didampingi ketua BPD, Sekdes , serta Lasmini. Pertemuan semula berjalan lancar, namun saat Lasmini sebagai pengusaha galian C, menguraikan permasalahan pribadinya terkait dalam proses pengurusan izin  dan banyaknya uangnya yang terbuang dalam mendapatkan izin dan keruhnya aliran anak sungai tibun dianggapnya biasa-biasa saja  hanya ada terjadi perubahan warna sedikit saja, serta ada juga tudingan Lasmini ,masyarakat banyak nangkap ikan di lokasi Galian C milik  dirinya, kemudian  adanya alat berat yang bekerja di dalam sungai dalam perbaiki jabatan makanya air keruh, mendengar penjelasan seperti itu salah seorang warga desa Pulau Tinggi Ani (35) langsung berteriak dan emosi kalau aliaran anak sungai yang biasa kami gunakan untuk mandi dan mencuci serta kegiatan lainnya itu sebelum ada galian C tidak pernah keruh dan kotor, namun sejak ada  usaha galian C di desa koto tibun, tiap hari kami  menderita.(baca juga : Hadapi Pengusaha Galian C, Aparatur Desa Pulau Tinggi hanya Bisa Pasrah)

Ani menambahkan, untuk mandi dan mencuci, kami harus pergi beberapa jauh dari desa, itu kami rasakan tiap hari,  satu tuntutan kami sebagai warga desa pulau tinggi jangan rusak sungai kami, dan jernihkan air yang mengalir dari desa koto tibun, serta hentikan pembuangan air limbahnya ke anak sungai biar kami bisa gunakan airnya untuik berakitivitas seperti biasa, berusahalah, dan ambillah kekayaannya yang ada, namun jangan rusak sungai kami, jangan mengumpulkan harta yang bikin masyarakat sengsara karena usaha kita, Tuhan tak pernah memejamkan mata, ungkapnya. 

Kecaman demi keceman pada pertemuan malam itu terlontar kepada pengusaha dan aparatur desa sebab permasalan tersebut sudah berlangsung lama, dan aparatur pemerintahan desa dianggap tak sigap dalam menyelasaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, 

Setelah menenpuh dialog yang panjang maka di putuskanlah  pengusaha galian c yang di wakili oleh Lasmini, tidak dibenarkan oleh warga desa pulau tinggi membuang  air limbah dari aktivitas galian C ke anak sungai Tibun dan itu wajib dilaksanakan agar aliran air sungai tidak keruh kebawah,

Setelah pertemuan dan pembacaan keputusan rapat oleh pimpinan sidang  maka warga membubarkan diri dengan tertib sambil berucap Allahu Akbar. (kim)  

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post