sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » Keracunan Sate, Puluhan Warga Batang Gansal Inhu Dilarikan ke Rumkit

BeritaInhu.com, Hukrim - Puluhan warga Desa Belimbing Kecamatan Batang Gansal diduga keracunan saat memakan makanan sate yang dijual dari seorang pedagang sate keliling berinisial TH (35). Dari 28 orang korban keracunan ini, 22 korban menjalani perawatan medis.‎ Keracunannya puluhan warga ini disampaikan Camat Batang Gansal, Suhardi Senin (13/4/15) mengatakan, peristiwa dugaan keracunan ini berawal pada Sabtu (13/4/15) kemarin.

“Jumlah total korban awalnya 28 orang, terdiri dari orang dewasa, remaja dan anak – anak. Namun yang dirawat hingga saat ini tinggal 22 orang dan hingga saat ini belum ada korban jiwa,” ujarnya.

Diungkapkannya dari keterangan para korban, seusai menikmati sate yang dibeli dari pedagang sate keliling pada sore hari, malam harinya para korban mengalami muntah – muntah disertai bung air besar.‎ Bahkan para korban mengalami panas tinggi dan kedinginan hingga membuat warga segera membawa para korban ke Puskesmas Batang Gansal.

Menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu langsung melakukan investigasi. Bahkan, pihak Dinas Kesehatan belum dapat memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, Evi Irma Junita.‎

‎”Ada 22 korban hingga hari ini, kami telah mengambil sample makanan, muntah dan feses korban untuk dikirimkan ke laboratorium kesehatan dan lingkungan Provinsi Riau. Belum bisa dipastikan penyebabnya karena pengujian paling cepat satu minggu,” ucapnya.

‎‎Sementara itu Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak mengatakan, saat ini pedagang sate keliling berinisial TH (35) telah diamankan di Mapolsek Batang Gansal, bersama gerobak sate dan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk berjualan sate keliling.

“Diamankannya TH pedagang sate keliling ini selain untuk menghindari amuk masa, juga dilakukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan keracunan yang diduga akibat sate yang dijuanya,” jelasnya.

Sumber  : RiauCitizen.com

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post