sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » » Dumai Alokasikan Rp. 6 Miliar Bangun Pasar Tradisional


BeritaDumai.com, Ekbis - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, Riau, akan menerima dana tugas perbantuan sekitar R96 miliar dari Bappenas pada 2016 untuk pembangunan pasar tradisional di daerah itu.

Kepala Disperindag Dumai Zulkarnaen, Rabu, mengatakan anggaran pusat ini hanya diperoleh kabupaten/kota di Riau dengan total dana sebesar Rp43 miliar untuk mewujudkan program 5.000 pasar.

“Bagi daerah yang akan menerima dana ini diminta segera menyiapkan sumber daya manusia, lahan bersertifikat, dokumen administrasi dan desain perencanaan,” katanya.

Dia menyebutkan program pembangunan pasar yang mendapat dukungan pusat ini selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Pasar (KKP) setempat sebagai instansi berwenang mengelola.

Diterimanya anggaran ini berdasarkan usulan Disperindag Dumai ke propinsi dan disampaikan ke Bappenas dalam rangka mencari sumber pembiayaan lain untuk rencana daerah melakukan revitalisasi pasar tradisional.

Disperindag merancang program revitalisasi pasar tradisional karena melihat kondisi pasar rakyat yang ada masih belum tertata baik dan perlu dilakukan pembenahan pelayanan atau peningkatan infrastruktur.

“Pasar tradisional yang ada sekarang ini harus direvitalisasi, seperti penyediaan air, listrik, infrastruktur jalan, drainase dan lain sebagainya supaya aktivitas jual beli masyarakat lancar dan nyaman,” jelasnya.

Terkait program 5.000 pasar yang digencarkan pemerintah pusat, Disperindag Dumai untuk 2015 ini juga menerima dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1,8 miliar yang akan dipergunakan mewujudkan pembenahan pasar.

Sukses menggaet dana pusat ini menurutnya hasil upaya keras pihaknya intens berkoordinasi dengan pemerintah propinsi untuk mengusulkan sejumlah kegiatan pembenahan pasar tradisional yang ada.

Selain program revitalisasi pasar, Disperindag juga mengusulkan sumber pembiayaan pembangunan kantor metrologi legal untuk mendukung kinerja pemerintah daerah di bidang pengukuran timbangan dan tera ulang.

sumber  : RiauCitizen.com

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post