sponsor

sponsor

Slider

Berita Terkini

POLITIK

HUKUM

EKONOMI

SOSBUD

KESRA

PEKANBARU

» » Akibat Pengurangan DBH Migas, Inhu Alami Defisit Rp 312 Miliar

BeritaInhu.com, Politik - APBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 2015 mengalami defisit hingga mencapai Rp.312 miliar dari total APBD Inhu 2015 sebesar Rp.2,1 triliun, akibat terjadinya pengurangan dana bagi hasil (DBH) Migas. 

Defisit nya APBD Inhu 2015 hingga mencapai Rp.312 miliar disampaikan Ketua DPRD Inhu Miswanto Selasa (‎7/4/15) di ruang kerjanya mengatakan, diketahuinya defisit APBD Inhu 2015 sebesar Rp.312 miliar saat dilakukannya rapat konsultasi antara DPRD Inhu dengan Pemkab Inhu yang diikuti oleh pimpinan DPRD, pimpinan fraksi dan komisi dengan instansi terkait yakni, Plt Sekda Inhu, kepala Bappeda dan Litbang, kepala Dispenda dan Kabag Keuangan Selasa 7 April 2015 di gedung DPRD Inhu. 

"Terjadinya defisit pada APBD Inhu 2015 diketahui saat rapat konsultasi tadi dan pemberitahuan secara resmi dari Pemkab belum kami terima, namun dari rapat konsultasi ini kami mengetahui defisit APBD Inhu 2015 yang mencapai Rp.312 miliar ini terjadi akibat pengurangan DBH Migas yang merupakan dampak dari penurunan harga minyak mentah dunia," ujarnya.

Diungkapkannya, akibat terjadinya penurunan harga minyak mentah dunia, dari perkiraan DBH Migas sesuai Perpres 162 tahun 2014 sebesar Rp.446 miliar‎, perkiraan DBH Migas untuk Inhu pada 2015 menjadi Rp.161 miliar sesuai Perpres 36 tahun 2015. Sementara Silva hasil audit BPK dari perkiraan Rp.571 miliar, perkiraan Silva ini menjadi Rp.374 miliar.‎ 

"Akibat pengurangan Migas sebesar lebih kurang Rp.285 miliar dan dicari beberapa penutupnya yang salah satunya dari kurang bayar sehingga defisitnya menjadi lebih kurang Rp.116 miliar. Sementara dari Silva hasil audit BPK defisit mencapai Rp.196 miliar, jadi total defisit APBD Inhu 2015 mencapai Rp.312 miliar," ungkapnya.

Menyikapi terjadinya defisit pada APBD Inhu 2015 hingga mencapai Rp.312 miliar ini, DPRD Inhu akan segera melakukan hearing dengan seluruh SKPD Inhu untuk mengetahui kegiatan-kegiatan apa saja yang sudah disahkan dalam APBD 2015 yang akan terkena pemangkasan. 

"Dalam waktu dekat Komisi 2 DPRD Inhu akan melakukan hearing dengan mitra kerja seperti, dinas pertanian, DISPERINDAGPAS dan dinas peternakan dan perikanan untuk mengetahui kegiatan apa saja yang akan dipangkas," tegasnya. 

Ditambahkanya, walau terjadi pemangkasan terhadap kegiatan yang sudah disahkan dalam APBD Inhu 2015, pihaknya berharap pemangkasan kegiatan ini tidak dilakukan terhadap kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak. 

"Walau terjadi pemangkasan kegiatan akibat defisit APBD ini, saya menghimbau agar seluruh SKPD di Inhu agar segera melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah disahkan dalam APBD 2015, terutama kegiatan yang dibutuhkan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat," jelasnya.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post