June 21, 2018
RIAU, PEKANBARU - Sehubungan dengan akan berakhirnya masa Kampanye 24 - 26 Juni 2018 yang merupakan masa tenang, Bawaslu Riau minta semua Alat Peraga Kampanye (APK) harus sudah dibersihkan. Demikian dikabatakan Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan Rabu (20/6/18).

"Kita sudah layangkan surat Permintaan Bawaslu kepada KPU Riau terkait Pembersihan APK Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018," terangnya.

Menurutnya, permintaan pembersiham APK PaslonGub tersebut adalah untuk menjalankan amanat PKPU  Nomor 4 tahun 2017 Pasal 31 "KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Bawaslu Provinsi dan/atau Panwas Kabupaten/Kota membersihkan Alat Peraga Kampanye paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara".

"Kita mohon kepada KPU Riau untuk menginstruksikan kepada KPU Kab/Kota agar berkoordinasi dg Panwaslu Kab/ Kota  dlm pelaksanaan pembersihan APK dimaksud mengingat 3 hari sebelum hari Pelaksanaan Pungut Hitung itu adalah hari Sabtu 23 Juni 2018," kata Rusidi.(dow)

source : www.riau.news
June 21, 2018
PELALAWAN, TELUK MERANTI - Frans Rian Nainggolan (18) warga Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan hilang tenggelam di Sungai Kampar, Selasa (19/6/2018) sore kemarin.

Hingga berita ini diturunkan korban belum juga ditemukan. Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Rabu (20/6/2018), pihaknya baru menerima informasi siang tadi.

"Kita baru menerima informasi siang tadi dan langsung kita tindak lanjuti. Sebenarnya ini kejadiannya sore kemarin," jelasnya.

Lanjut Hadi, selain menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pelalawan dengan peralatan yang dimiliki, pihaknya juga meminta dukungan ke Tim SAR Pekanbaru.

"Tim sedang menuju lokasi kejadian. Nantinya tim kita juga akan bergabung dengan personil Polsek Teluk Meranti dan Polair Polres Pelalawan," terangnya.

Hadi Penandio menegaskan, pihaknya akan merespon dan menindak lanjuti setiap adanya laporan yang masuk.

"Kita akan respon dan menindak lanjuti setiap laporan yang masuk. Meski masih libur lebaran, kita tetap siaga 24 jam," tandasnya.(dow)

June 21, 2018
SIAK, MEMPURA - Pemerintah Kabupaten Siak (Pemkab Siak) mengimbau bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer untuk tidak menambah libur. Jika ASN masih menambah libur siap-siap sanksi tegas menanti.

"Ya, saya ingatkan kepada seluruh ASN yang ada untuk tidak menambah libur pasca cuti bersama hari raya Idul Fitri 2018. Jika hal tersebut dilakukan, maka dikenakan sanksi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Siak, Tengku Said Hamzah, Rabu (20/6/2018).

Hamzah menambahkan, meskipun pelaksanaan apel besok Kamis pada masing-masing satuan kerja (Satker), namun pihaknya melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan memantau hari dan abseni pegawai akan dilaporkan langsung ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Surat edaran telah kita sebar kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelum libur kemarin. Surat edaran berisi imbauan kepada ASN dan honorer untuk tidak menambah libur pada Kamis besok," imbuhnya.

Libur lebaran pada tahun ini menurutnya cukup panjang dimana selama delapan hari kerja dan itu tentunya bisa digunakan untuk bersilaturahmi dan liburan bersama keluarga.

Sehingga dinilai tidak perlu lagi menambah libur dan harus masuk kerja sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Nanti, pada masuk kerja pertama bisa saja kita akan melakukan sidak, jika masih ada yang bolos kita akan berikan sanksi tegas sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Kalau sakit harus ada surat keterangan dari dokter," jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wan Abdul Razak menambahkan, pasca ramadhan dan libur lebaran waktu kerja ASN kembali normal seperti biasa, jadi jangan ada ASN yang menambah libur.

Pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada ASN dan honorer sesuai dengan PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS yakni dapat berupa teguran hingga sanksi terberat penundaan kenaikan pangkat.

"Bagi ASN yang tidak mentaati ketentuan masuk kerja tanpa keterangan yang jelas, kita akan mengambil sanksi yang tegas sesuai PP 53/2010 tentang disiplin Pegawai," terang Wan Abdul Razak.
Jadi, lanjut dia, setiap saat juga dievaluasi, misalnya jika tidak masuk kerja sekian hari ada peringatan tertulis atau tidak puas. Untuk pemberhentian diakumulasi setahun.

Selain menyiapkan sanksi bagi ASN yang membolos, pihaknya juga memastikan pelayanan terhadap masyarakat selama cuti bersama tidak akan terganggu, khususnya pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan lian-lain.(dow)

June 21, 2018
PEKANBARU, TENAYAN RAYA - Libur hari raya Idulfitri dipilih masyarakat Pekanbaru untuk mengunjungi taman rekreasi. Tempat yang nyaman dengan suasana alam yang asri dan banyaknya hiburan permainan menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk mengisi liburan lebaran, seperti di kawasan alam mayang.
   
Hal tersebut dikatakan, Yudi (37) warga Jalan HR Soebrantas Panam. Menurutnya, taman rekreasi menjadi pilihan keluarganya mengisi liburan Idul Fitri. Hingga hari ke tiga libur lebaran hari raya idul fitri 1439 Hijriah taman rekreasi alam mayang Pekanbaru terus mengalami peningkatan pengunjung.

Untuk menjaga agar masyarakat aman dan nyaman pada saat liburan lebaran di alam mayang, Polisi Sektor Tenayan Raya siagakan 10 personil. Hal ini dilakukan untuk menjaga di kawasan Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru.

"Sepuluh personil ini kami segiakan di sejumlah titik di dalam area Taman Rekreasi Alam Mayang selama libur lebaran,"ujar Kepala Polisi Sektor Tenayan Raya, AKP Benny Syaf, kepada Wartawan, kemarin.

Sementara itu Pengelola alam mayang Riyono menjelaskan libur lebaran tahun ini selain menyugukan permainan, hiburan dan atraksi badut juga dimeriahkan pula dengan pasar rakyat. Ada 50 counter yang menyuguhkan ragam kuliner dan produk fashion dan ada 22 wahana yang disuguhkan ada beberapa merupakan wahana baru yang disuguhkan di liburan lebaran tahun ini,"ujarnya.

Sementara itu, beberapa wahana baru antaranya Studio 4 Dimensi dan beberapa wahana permainan anak serta kolam renang. Nantinya para pengunjung juga bisa mendapatkan hadiah dengan ikut serta program Photo Contest Alam Mayang.

Selain itu akan ada juga agenda lainnya, seperti Panen Ikan pada 16, 17 dan 24 Juni 2018. Di event tersebut akan dipanen sebanyak kurang lebih 450 kilogram. Pada 23 Juni 2018 tempat rekreasi ini akan menyuguhkan event Battle Drum Performance bersama murid dari sekolah musik Gilang Ramadhan Studio Band.(dow)

June 20, 2018
RIAU, PEKANBARU - Besok, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim pimpin apel perdana pasca libur lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nambah libur atau pun terlambat, siap-siap kena 'semprot'. 

Seperti diketahui, Plt Gubri memang dikenal dengan kedisiplinan aparatur yang dipimpinnya. Tidak hanya kalangan staf, seorang pejabat pun yang tidak mengindahkan aturan akan merasakan 'semprotan' ala mantan Bupati Rokan Hilir tersebut. 

"Besok pak Plt dijadwalkan langsung pimpin apel perdana. ASN diharapkan semuanya hadir dan tidak ada yang tambah libur. Apel pagi ini perintah Pak Wan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, Rabu (18/6/18). 

Menurut Ikhwan, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menjalankan absensi untuk memastikan kehadiran ASN pada hari pertama kerja, pasca libur Idul Fitri. 

Plt Gubri sudah menegaskan dengan meminta BKD Riau untuk memberikan ketegasan dalam bentuk sanksi kepada ASN yang masih menambah libur. Hasil absensi usai apel langsung akan ditindaklanjuti. 

Plt Gubri sendiri akan memberikan arahan, sekaligus halal bi halal bersama pejabat dan staf ASN di lingkungan Pemprov Riau. 

"Pak Plt memang sebelumnya sudah menyampaikan jika ada yang nambah libur kasih sanksi aja," ujar Ikhwan.(dow)



Video Channel

Komunitas